Oleh Al-Ustadz Armen Halim Naro, Lc. Rahimahullahu Ta’ala*)
Manusia dalam perjalanannya sebagai hamba Allah harus memiliki dua kekuatan, yaitu kekuatan ilmu dan kekuatan amal. Seperti orang yang sedang berjalan dengan kendaraannya pada kegelapan malam, maka ilmu sebagai lentera dan rambu yang akan menerangi [...]
Jangan mendekat atau datang kepada ku lagiAku semakin tersiksa karena tak inginkanmuAku coba hindari semua cinta ku kiniKu coba menepis semua keinginan hatiMengapa semua ini terjadi kepadakuAku ingin mengubur semua rasa kuMasalalu memberi pelajaran padakuTentang pahitnya cinta yang duluCinta ku yang dahulu tulus padanya yang duluCinta ku yang tak pernah terbagi untuknya yang laluCinta yang kau paksa pisahkan tuhanCinta yang kau pisahkan karena kematianMengapa kini kau bangkitkan lagiSatu rasa telah tumbuh dihatiUntuk seorang yang tulus menyayangiAku takut tuhan akan takdirmu yang menyayat hatiTuhan bila kau ingin ku menyayanginyaAkupun berterimakasih, karena dia begitu sempurnaTuhan tak ingin ku memilih yang lainUntuk dirimu disana ku meminta jangan permainkan hatikuSaat ini aku sangat mengharap kan muTapi apalah daya ini bila ternyata sesungguhnyaAku terlalu cinta dia yang kau baru beri jumpaDan kau kembali bangkitkan rasa yang kupunyaTernyata takdir ku telah berpihak kepada diaTerima
[tonggo simangunsong; batak news; impian einstein]
Buset! Komentarmu ini membuatku makin “gila” dan makin “membenci” segala hantu-belau di sekelilingku — orang-orang yang otaknya banci dan nuraninya bebal.
Ummu Amarah ada di sekeliling Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam (sewaktu Perang Uhud), dan beliau melihat ada darah yang mengalir dari bahunya. Tapi hal itu tidak membuatnya mundur dari jihad. Bahkan membuat semakin bertambah semangatnya terjun dalam pertamuan, sampai akhirnya dia mendapatkan doa rahmat dari Rasulullah Shalallahu Alaihi wa Sallam. Anaknya Abdullah bin Zaid [...]
Sayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku begini...Menikmati sisa - sisa kebahagiaankuSayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku sendiri...Menikmati detik demi detik penderitaankuSayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku menangis...Menikmati deretan panjang kepedihankuSayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku disini...Menikmati perihnya dukakuSayangku..Janganlah engkau mengkhawatirkankuKarena aku akan selalu menyayangimuSampai di ujung waktuku
Sayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku begini...Menikmati sisa - sisa kebahagiaankuSayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku sendiri...Menikmati detik demi detik penderitaankuSayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku menangis...Menikmati deretan panjang kepedihankuSayangku...Janganlah engkau mengkhawatirkankuBiarlah aku disini...Menikmati perihnya dukakuSayangku..Janganlah engkau mengkhawatirkankuKarena aku akan selalu menyayangimuSampai di ujung waktuku
Seakan-akan aku punya Tuhan selain Engkau
Oleh: Arif Rahman Hakim*
Matahari menyinari seisi bumi…
Seperti engkau
Menyinari roh di dalam jasadku ini…selamanya
Seperti hujan kau basahi jiwa yang kering.(DEWA 19)
Banyak ciptaan Tuhan di bumi. Mulai dari tumbuhan, hewan, bumi, planet, bintang, bulan, sampai manusia. Semua ciptaannya memiliki ciri yang unik sehingga membuatnya menarik satu sama lain. Ada juga ciptaannya selain [...]